Sastra hadir di Ruang Kota

Januari 7, 2009

Ibukota Jakarta laksana ARENA. Pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi, memaksa orang-orang yang hidup di dalamnya ‘bertarung’ memperebutkan ruang. Anak-anak kehilangan lapangan bermain karena telah diubah menjadi apartemen atau mal. Banjir saban tahun di ibukota tak lain karena hilangnya lahan hijau dan resapan setelah disulap menjadi perumahan. Baca entri selengkapnya »


JAKARTA INTERNATIONAL LITERARY FESTIVAL (JILFest) 2008

November 27, 2008

jlfestJakarta sebagai ibukota negara, pusat pemerintahan, kota internasional, dan berbagai predikat lainnya — yang melekat pada reputasi dan nama baik Jakarta yang merepresentasikan citra Indonesia — memiliki arti penting tidak hanya bagi warga Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat dunia. Artinya, posisi Jakarta sangat strategis bagi usaha mengangkat keharuman Indonesia serta menjalin kerja sama sosial budaya untuk memperkenalkan Indonesia dalam pentas dunia. Jakarta — yang juga dapat dimaknai sebagai miniatur Indonesia — dapat digunakan sebagai pintu masuk bagi masyarakat dunia untuk mengenal berbagai kebudayaan etnik yang tersebar di wilayah Indonesia.(baca selengkapnya>>) Baca entri selengkapnya »


Lomba Cerpen dan Puisi Pujangga 2008

November 27, 2008

lleDalam rangka memperingati Dies Natalis IPB ke-45, BEM FEM produly presents Pujangga 2008 featuring: Sepena (Seruan Penulisan Mahasiswa dan Pelajar).

Tema: Love, Life, and Laugh.
including:
Alur (Ajang Tulis Puisi Kreatif)
Scene (Seruan Tulis Cerpen)

Juri: Anggota Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia

Hadiah: Jutaan Rupiah + Trophy + Sertifikat Baca entri selengkapnya »


Sayembara penulisan naskah cerita

November 12, 2008

Ketika manusia muslimah berpegang teguh kepada sumber pedoman kehidupan dan menempatkan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai landasan dari semua kehidupannya serta dirinya memiliki keunggulan ketrampilan, wawasan pengetahuan, ilmu pengetahuan dan pendidikan, sudah dapat dipastikan dia akan berhasil dalam kehidupannya sendiri di dunia masa sekarang (rahmatan lil’alamin). Dan ketika dirinya menjadi seorang Insan Kamil, yang rahmatan lil’alamin, maka segala wawasan dan ilmu pengetahuannya tersebut akan sangat berguna karena dirinya mampu memberikan kontribusi terhadap perbaikan kehidupan sesama umat manusia, dalam kehidupan di dunia ini dan di akhirat kelak.

Konsep kehidupan yang disebut diatas itulah yang menjadi dasar pemikiran atas terselenggarakannya sayembara penulisan naskah cerita ini agar membawa cara pandang hidup Islami dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat di Indonesia yang mayoritas beragama Islam guna kemajuan berbangsa dan bernegara.
Saat ini tercatat +/- 180.000 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di seluruh Indonesia, dan sebagai Insan yang memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan pengetahuan Agama Islam berlandaskan Al-Qur’an dan As-sunnah, tentunya para guru ini mempunyai potensi berupa buah pikir mengenai kehidupan yang bertemakan nuansa Islami.

MAKSUD DAN TUJUAN SAYEMBARA

Sebagai bagian dari kontribusi untuk memperkaya khasanah budaya bangsa dan nilai-nilai luhur seb a gai sebuah bangsa yang besar dan pemeluk Islam yang berwawasan nasionalisme bagi kemajuan umat berbangsa dan bernegara.

Suatu sayembara penulisan naskah cerita dalam melihat dan menyikapi permasalahan serta potensi yang dimiliki oleh bangsa ini yang berazaskan nilai-nilai leluhur budaya bangsa dan berlandaskan ajaran Agama Islam dan Al Qur’an..

Sayembara Penulisan Naskah Cerita yang diselenggarakan oleh Departemen Agama dalam rangka pencitraan lembaga keagamaan dan sebagai suatu wahana khususnya bagi Para Guru Pendidikan Agama Islam di sekolah tingkat SMA/SMK, baik sekolah negeri maupun sekolah Islam Swasta di Indonesia untuk dapat mengekspresikan dan menuangkan gagasan murni, pikiran baru dan perasaan mereka dalam bentuk tulisan dengan baik yang berguna untuk kemajuan bangsa dan negara.

HADIAH SAYEMBARA
a. Juara I : Rp 5.000.000 + sertifikat + piala
b. Juara II : Rp 3.500.000 + sertifikat + piala
c. Juara III: Rp 2.000.000 + sertifikat + piala
d. Juara Harapan I:Rp. 1..000.000 + sertifikat
e. Juara Harapan II :Rp. 500.000 + sertifikat


RINDU KEBERSAMAAN yang telah hilang

Agustus 12, 2008

anda boleh berkunjung ke http://sangkanparan.wordpress.com/?s=sastra untuk sekedar membaca artikel tentang acara DIKEBUN BUAH. Disitu kita bisa lihat Y. Jaka Cahyana hadir dan turut mewarnai acara tersebut.

Terus terang saya sebagai sahabat yang sering berkarya bersama beliau (alm) merasa rindu akan kebersamaan itu. Kini kebersamaan itu tak bisa hadir lagi disetiap kami menyelenggarakan kegiatan. Y Jaka Cahyana Kami rindu padamu….

Lihat video klip karya Jaka Cahyana di : (tokoh dalam video tsb juga telah almarhum :Mbah Sukirno)

http://beoscope.com/watch.php?id=20080000679


RINTIK dan ALVIAN di BEOSCOPE

Juli 8, 2008

Kini, rekan2 bisa menyaksikan video Rintik bernyanyi diiringi Alvian, dalam Musikalisasi Puisi dalam rangkaian Pesta Buku Murah Cilacap 2008.

(silahkan kunjungi http://www.beoscope.com lihat pada kolom I music)

(atau http://www.kompas.com pada kolom videoku.tv )

Bagi rekan2 yang telah mendukung perkembangan TPF, kami ucapkan terimakasih.

(INGIN MENONTON VIDEO RINTIK MENYANYI?? klik salah satu link dibawah ini )

youtube=http://www.youtube.com/watch?v=CYSZUcyH944

http://www.videoku.tv/members/action/viewvideo/3234/RINTIK_MENYANYI/

http://beoscope.com/watch.php?id=20080001055


PESTA BUKU MURAH hadirkan MUSIKALISASI PUISI TPF

Juni 29, 2008

Alunan suara merdu terbawa bersama angin malam yang dingin. Suara petikan gitarpun mewarnai kata-kata indah yang dilagukan oleh Rintik, putri kesayangan Badrudin emce yang saat itu membuka acara gelar Musikalisasi Puisi TPF, dengan lagu “panggung sandiwara”

Muskialisasi Puisi yang digelar dihalaman Gedung Dwijaloka Cilacap ini menghadirkan beberapa penyair yang tergabung dalam Tjlatjapan poetry Forum. Tak heran jika malam itu mendadak menjadi ramai karena gelaran Musikalisasi Puisi ini.

Tak hanya Badruddin emce yang membawakan puisinya dengan diiringi musik Rebana, Tjlatjapan Poetry Forum malam itu, menghadirkan para penyair dari berbagai daerah di CIlacap. Seperti Alvian, Rudy, Imam H, Udin, dan beberapa penyair lainnya. Ikut serta pula beberapa penyair yang saat itu berkunjung, yang turut mewarnai malam musikalisasi puisi dalam gelaran Pesta buku Murah 26 Juni 2008 itu.

Puisi-puisi dengan warna kedaerahan yang mengangkat Cilacap ini mampu membuktikan bahwa dunia sastra di Cilacap sedang dalam keadaan bergairah. Dengan gairah dan semangat inilah, Badrudin emce memberikan kesempatan kepada masyarakat Cilacap untuk dapat mengirimkan karyanya melalui media Cangkir yang terbit tiap 3 bulan sekali di Cilacap.

Acara yang digelar selama 2 jam ini cukup memberikan inspirasi segar bagi masyarakat Cilacap. Dan sebagai penutup dalam acara tersebut, seluruh penyair naik keatas panggung, dan Badrudin emcepun membacakan puisinya sebelum akhirnya mereka bershalawat bersama untuk keteguhan Cinta serta kekuatan Negeri Indonesia.