Ibukota Jakarta laksana ARENA. Pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi, memaksa orang-orang yang hidup di dalamnya ‘bertarung’ memperebutkan ruang. Anak-anak kehilangan lapangan bermain karena telah diubah menjadi apartemen atau mal. Banjir saban tahun di ibukota tak lain karena hilangnya lahan hijau dan resapan setelah disulap menjadi perumahan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh tjlatjap