Cilacap hari ini tidak lagi sekedar bermakna kondusif bagi pengembangan usaha para pemilik modal (pro investasi), melainkan juga bagi studi-studi pengembangan seni-budaya, termasuk sastra. Semua itu adalah berkat aktivitas pemikiran, penciptaan dan implementasi ide anak-anak muda yang memiliki perhatian terhadap kehidupan sastra di Cilacap.<<baca selengkapnya>>
Yang tidak kalah penting untuk dicatat adalah upaya anak-anak muda tadi dalam membangun dan memperluas jejaring sastra, sehingga mereka dapat mengembangkan diri menjadi “pintu-pintu kecil” bagi masyarakat luar Cilacap yang ingin memperoleh informasi tentang perkembangan sastra di Cilacap, atau sebaliknya. Dengan demikian, bersama pekerja-pekerja seni lain (film, seni rupa, teater dan beberapa lagi) yang menempatkan Cilacap sebagai insipirasi dari gerakannya, melalui kesusastraan mereka telah turut mengembangkan imej tentang Cilacap yang Pro Sastra.
Merayakan capaian-capaian anak muda tadi, Tjlatjapan Poetry Forum telah menggelar acara bertajuk “Pesta Pro Sastra 2007″ pada tanggal 8 Desember 2007, di Hotel Peni Vijaya Cilacap, dengan harapan apa yang telah mereka capai dapat dinikmati, diapresiasi, disikapi secara terbuka, kritis dan rekreatif oleh semua segment masyarakat sastra Cilacap dan sekitarnya.
PESTA PRO SASTRA diisi dengan kegiatan : peluncuran bulletin “Cangkir”, bedah puisi dan parade sastra. Secara rinci kegiatan yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1. Peluncuran Bulletin “Cangkir” (Pukul 14.00 sd. 14.30 WIB.)
Cangkir (nyancang ing pikir) adalah sebuah media yang memungkinkan untuk menginformasikan bentuk-bentuk ekspresi terbaru seni-budaya, sehingga masyarakat pembaca (pecinta seni-budaya) dapat melihat kekinian dirinya melalui tulisan-tulisan yang ada di dalamnya. Lebih dari itu, (media) dapat memantapkan tradisi berpikir yang telah terbangun. Dengan sasaran pembaca guru, pelajar, santri dan kalangan seniman, media yang diberi nama “Cangkir” (nyancang ing pikir), akan terbit secara berkala 3 (tiga) bulan sekali, dalam bentuk bulletin. Selanjutnya agar masyarakat dapat mengetahui kehadiran dan keberadaannya, nomor perdana bulletin telah diluncurkan di hadapan sekitar 25 pecinta seni-budaya.
2. Bedah Puisi (Pukul 14.30 sd. 16.30 WIB.)
Kegiatan ini diisi dengan diskusi sastra dengan menghadirkan kritikus muda sebagai nara sumber. Berangkat dari asumsi, bahwa kritik sastra khususnya di “Banyumas Besar” mengalami kemandekan dan cenderung “memuja” karya-karya kanon, diskusi fokus membicarakan karya secara kritis, khususnya karya-karya penulis Cilacap yang terbukti memiliki capaian-capaian estetik dan masih intens berkarya. Dalam kesempatan ini yang dibicarakan adalah puisi-puisi karya Faisal Kamandobat yang terangkum dalam “Alangkah Tolol Patung Ini” (Olongia, Yogyakarta, 2007). Peserta yang beragam (guru, pelajar, santri, penulis, masyarakat umum) ternyata dapat aktif menyikapi secara terbuka setiap penilaian terhadap karya Faisal Kamandobat sehingga diskusi berlangsung hangat.
Pembicara yang tampil dalam diskusi, adalah :Ganjar Wisnu Murti (Adipala) & Muhammad Sulaiman (Mahasiswa UMS)
Moderator : Irfan Zakki Ibrahim (Mahasiswa UGM)
3. Parede Sastra (Pukul 19.30 sd. 22.30 WIB.)
Yang mengisi acara parade sastra adalah sastrawan muda Cilacap. Selebihnya adalah yang telah lama meramaikan jagat kesusastraan regional maupun nasional, baik dari Cilacap maupun luar Cilacap. Dengan komposisi maka terjadi “gesekan kreatif” yunior-senior, Cilacap-luar Cilacap. Mereka yang diundang membacakan karyanya, yaitu masing-masing 2 (dua) buah.
Sastrawan dari Cilacap yang diundang adalah : Hizi Firmansyah (Majenang), Alfiyan Harfi (Cipari), Abdulloh (Sampang), Rudiana Ade Ginanjar (Cipari), Faisal Kamandobat (Majenang), Daryono Yunani (Cilacap Kota)
Sedang dari luar Cilacap adalah : Aliv Esesi (Purwokerto) & Eddy Pranata (Ajibarang). Acara pun menjadi rekreatif, karena dalam kesempatan yang sama tampil komunitas seni dengan menampilkan musikalisasi puisi dan pemutaran film. Komunitas-komunitas dimaksud adalah :
a. “Spensa Voice”, SMP Negeri 1 Cilacap, asuhan Yonas Suharyono (Musikalisasi Puisi)
b. Sangkanparan Cilacap pimpinan Insan Indah Pribadi, memutar film karya siswa SMA Negeri 1 Cilacap dan lain-lain
MC : Masngudi (Cipari) dan Imam Hamidi (Wanareja)
Kroya, 9 Desember 2007 An. Tjlatjapan Poetry Forum,
BADRUDDIN EMCE-Pengelola
Januari 21, 2008 pukul 9:27 pm
Hebat, teman2 bikin ilacap mulai sadar internet, biar se kabupaten warnetnya gak lebih dari 10 biji, hehe… kecuali buat pak bad yang online di rumah terus… yah, moga tambah lancar buat TPF.. Insan, kerjamu jenius..
Januari 21, 2008 pukul 9:29 pm
Buat ipang, di ugm banyak cewek tuh, jangan jomblo melulu… masak kalah sama yang jalanan:)… mungkin kamu perlu rajin nulis puisi, yah minimal buat merayu…aan, teman sekot yang ayu buanget!…
Januari 21, 2008 pukul 9:43 pm
Ini komen paling cerewet buat kita2 semua. Menurut data yang saya dapat dari Lakpesdam NU Cilacap, PAD Cilacap sekitar 75 miliar, dengan dana perimbangan dari pusat kira2 900 miliar. Kaya sekali daerah kita ini. Tapi masalahnya tidak di situ. Nah, duit sebanyak itu, dari 75 m yang diperoleh dari rakyat miskin sekitar 40 persen (kesehatan, bisnis rumah sakit). Ironisnya, yang dikembalikan langsung buat rakyat miskin cuma 4 MILIAR ALIAS 4 % DOANG.lebih ngeri lagi yang buat petani, cuma 300 juta! Kesenian jangankan dapat dana, kode rekening di RPAD saja tidak punya. sayangnya Dewan Kesenian tidak tanggap soal itu dan malah terkesan takut alias malu-malu dapat duit, seperti kata Almukarrom Taufik Hidayat, “Fran si ketua DPR tak mau ngasih duit kita karena takut buat biaya demo”. Kalimat semacam itu khas seorang politikus, bukan organizer kebudayaan yang di kepalanya telah berderet sekian program nyata. Sedang Ansar si ketua DKC malah malu-malu mau kayak siput sampai akhirnya disalip sama yang lain. Sebagai gantinya, kita mesti matur nuwun buat Pak bad yang atas inisiatif pribadi membuat sekian event yang bermutu dan nyata buat kesenian di daerah yang gersang ini. Kami mendukung selalu dari Jogja, juga buat insan yang kreatif dan bekerja dengan “tenaga kuda” (tentu bukan kuda lumping
Januari 24, 2008 pukul 1:08 pm
Hebat Cilacap! Ayo Bangkit Terus!!!…
Januari 24, 2008 pukul 1:09 pm
hebat sastra cilacap!!! Maju terus kaya sepur!!!
Maret 2, 2008 pukul 10:44 pm
@ Faisal..
Justru karena aku lagi berusaha nulis puisi jadi tidak sempat melihat hal2 lain di sekitarku termasuk cewe dan lain2 kecuali duit… !
Maret 2, 2008 pukul 10:48 pm
@ Pemda Cilacap.
Wah payah…!..payah…! payah…! pokoke payah………! nih banyak orang potensial seperti Faisal terpaksa lari2 ke daerah lain karena di Cilacap gak representatif blas…kepriben kieh.
Maret 2, 2008 pukul 10:51 pm
@ Pak Bad
Semoga panjang umur, awet muda, sehat, banyak rejeki, banyak energi, banyak……..
Hidup Pak Bad! kami mendukungmu!
April 1, 2008 pukul 10:54 am
Hallo Semuanya….Cangkir terbaru sudah terbit….!!!!
Mei 8, 2008 pukul 3:27 am
Wah-wah.. mamas-mamas ini yang ditunggu banyak orang nih.
Hidup Ipang.. Hidup.. Mas Icol.. Hidup Mas Bad… Bikin acara lagi di Kroya dong..
Mei 8, 2008 pukul 9:09 am
anak-anak muda itu energinya sangat besar…seperti gelombang tsunami yang juga sempat memporak-porandakan cilacap…ayo penyair-penyair muda…masa kalah sama tsunami…porak-porandakanlah cilacap dengan gelombang besarmu…he..he..he
Mei 14, 2008 pukul 4:46 pm
halo…gabung di milis tjlatjapan poetry forum.
untuk subcribe alamat ini:
cilacap_poetry_forum-subscribe@yahoogroups.com
Juni 19, 2008 pukul 3:10 pm
Mana fotoku yang gagah itu, san?
Juni 19, 2008 pukul 3:13 pm
Tunggu Taqin akan kirim kartun. Dia gak mau jadi penyair yang tanggung
Juli 6, 2008 pukul 5:34 am
You’re great, Insan.
Agustus 8, 2008 pukul 3:21 pm
mantap…
Agustus 17, 2008 pukul 3:35 pm
cangkir terbaru udah terbit…! Lengkap dengan liputan dari festival film purbalingga, fky, wanareja, wawancara nasirun, dll dapatkan di warung-warung terdekat atau hubungi Takin dan Imam duo marketing paling handal tahun ini!
kritik dan saran cangkir kirim ke
cangkir07@gmail.com. (Sungguh kami sangat membutuhkan kritik…!)
Agustus 17, 2008 pukul 3:37 pm
cangkir terbaru…buletin paling update wajib dibeli !!!!!!!!!!! hidup cilacap!!
hidup TPF!!! hidup Pak Bad!!!… terima kasih blognya, insan.
September 16, 2008 pukul 7:47 am
Teman-teman, selepas sarasehan sastra di SMA Adipala, banyak pesan masuk padaku dan semua nya dari cewek. Hee..hee… Semata-mata acara itu tidak hanya berolah rasa tentang puisi, tapi ini sudah mirip jumpa fans! Untuk mas Ipang, belum mencoba memanfaatkan ruang kanan-kiri web yang lowong? Foto-foto waktu event kan bagus dibikin slide di ruang itu. Atau foto-foto Mas Imam deh yang dipajang biar laku….. He.hee.
September 19, 2008 pukul 3:02 pm
Faisal..
Selamat kuliah! menempuh 200 sks !!!
teman-teman kunjungi juga http://www.buletincangkir.wordpress.com
(Insan aku gak bisa buat header yang keren)
September 19, 2008 pukul 3:17 pm
@ Rudi
Wah..slamat Rud!
jerumuskan mereka dalam puisi kakakakaka.
Baru meet and greet dengan siswi2 Doplang ya.
Terus tebarkan pesonamu
Bukan aku yang bikin Blog ini tp Insan. Ttp kayaknya ini dah maksimal soalnya dari WP gratisan yang tersedia memang hanya ini lain kalo pake Blogger bisa lebih leluasa hanya loadingnya yang lambat.
Oya kunjungi blog cangkir http://www.buletincangkir.wordpress.com
September 19, 2008 pukul 11:27 pm
wew…. 75 M …. ngapain mang ngurusin duit negara yang gak jelas juntrungannya (menurut kita…?)
mending kayak ipang tuh nulis puisi buat cewe2 cantik yang kadang lupa buat cowo juga wakakakakaka…………..
buat goper fell good masi suka corat-coret bikin gambar ngga ? di terusin atuh bikin kartunnya jangan gitar aja yang di tenteng kesana kemari ….
Oktober 7, 2008 pukul 7:20 am
mas menta tolong neh…
ada no CP nya Ganjar wisnu Murti ngga?